Bertani Tak Harus Punya Kebun! Intip Keseruan Siswa SMPN 08 Semarang Belajar Tabulampot di Urban Farming Center Semarang


 

Semarang, 18 April 2026 - Dalam upaya menumbuhkan jiwa wirausaha muda dan kecintaan terhadap lingkungan, puluhan siswa SMP Negeri 8 Semarang yang tergabung dalam Pramuka Saka Taruna Bumi mengikuti pelatihan budidaya Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot). Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di Urban Farming Center (UFC) Semarang, sebuah pusat pembelajaran pertanian perkotaan yang menjadi rujukan edukasi hijau di Kota Atlas. 

Pelatihan ini mengusung misi untuk mengenalkan metode bertani di lahan sempit kepada generasi Z. Mengingat keterbatasan lahan di wilayah perkotaan, teknik Tabulampot dinilai menjadi solusi praktis sekaligus produktif yang bisa diterapkan oleh para siswa di lingkungan sekolah maupun rumah masing-masing.

Selama kegiatan, para siswa tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga terjun langsung melakukan praktik. Dipandu oleh instruktur berpengalaman dari UFC, para peserta diajarkan tahapan-tahapan krusial dalam bertani, mulai dari : (Pemilihan Bibit Unggul) Mengenali ciri-ciri bibit buah yang sehat dan produktif, (Pencampuran Media Tanam) Komposisi ideal antara tanah, sekam, dan pupuk organik, (Teknik Penanaman dan Pemangkasan) Cara memindahkan bibit ke pot agar tidak stres serta teknik pemangkasan untuk mempercepat pembuahan, (Perawatan Organik) Pemberian nutrisi tanaman dengan meminimalkan bahan kimia.

Melalui pelatihan di Urban Farming Center ini, diharapkan SMP Negeri 8 Semarang dapat memelopori gerakan sekolah hijau melalui unit-unit Tabulampot yang dikelola oleh siswa. Selain mempercantik estetika sekolah, hasil dari tanaman buah ini nantinya diharapkan dapat dinikmati bersama sebagai wujud nyata keberhasilan proses belajar luar ruangan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan bibit secara simbolis sebagai komitmen untuk melanjutkan praktik pertanian perkotaan di lingkungan sekolah.