SMP Negeri 8 Semarang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran di lapangan utama sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta keterampilan praktis bagi warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.
Acara diawali dengan sesi penyampaian materi teoritis dari tim Damkar Kota Semarang. Para siswa dan guru diberikan pemahaman mengenai penyebab umum terjadinya kebakaran, langkah pencegahan awal, hingga prosedur evakuasi diri yang aman saat terjadi situasi darurat.
Suasana semakin interaktif ketika memasuki sesi praktik lapangan. Petugas Damkar memperagakan cara penanganan kebocoran dan timbulnya api pada tabung gas Elpiji menggunakan teknik penutupan aliran udara (smothering) dengan kain basah serta
penggunaan alat pemadam sederhana. Tidak hanya menyaksikan, beberapa perwakilan guru dan siswa turut maju ke tengah lapangan untuk mempraktikkan langsung cara memadamkan kobaran api pada tabung gas dengan pendampingan ketat dari petugas.
Kepala SMP Negeri 8 Semarang menyampaikan bahwa pembekalan ini sangat penting sebagai langkah preventif dan mitigasi bencana di lingkungan sekolah maupun rumah tangga. "Edukasi dari tim Damkar ini sangat krusial. Melalui praktik langsung, anak-anak dan para guru tidak hanya tahu teorinya, tetapi juga terlatih untuk tidak panik dan berani mengambil langkah tepat jika terjadi potensi kebakaran," ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim Damkar Kota Semarang memberikan kejutan menyegarkan dengan melakukan aksi penyemprotan air menggunakan armada mobil pemadam kebakaran ke arah para siswa di tengah lapangan. Gemuruh sorak gembira pecah saat ratusan anak-anak menikmati momen basah-basahan tersebut, mengakhiri kegiatan edukatif dengan penuh keceriaan.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh warga SMP Negeri 8 Semarang terhadap potensi bahaya kebakaran sejak dini.
Tertanda,
Redaksi Warta Sekolah