
Selasa, 7 April 2026 – Menjelang perhelatan Tes Kendali Mutu Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026, keluarga besar SMP Negeri 8 Semarang menyelenggarakan kegiatan penguatan spiritual khusus bagi siswa kelas 9 yang beragama Nasrani. Kegiatan doa bersama ini digelar terpusat di lingkungan sekolah sebagai persiapan batin menghadapi ujian yang akan dilaksanakan pada gelombang pertama (8-9 April 2026) dan gelombang kedua (13-14 April 2026). Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi Kristiani kelas 9, didampingi oleh guru agama serta jajaran staf pendidik SMPN 8 Semarang. Atmosfer penuh kekeluargaan dan ketenangan tampak jelas saat para siswa mulai melantunkan lagu-lagu pujian sebelum memasuki inti ibadah.
Sebagai salah satu sekolah unggulan di Kota Semarang, SMPN 8 Semarang tidak hanya menitikberatkan pada pencapaian nilai akademik semata. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menanamkan rasa percaya diri dan ketenangan psikologis bagi para siswa. Dalam renungan singkat yang disampaikan, ditekankan bahwa kerja keras dalam belajar harus dibarengi dengan penyerahan diri kepada Sang Pencipta. Pesan utama yang disampaikan adalah agar para siswa mampu menjaga kejujuran dan sportivitas selama ujian berlangsung, sesuai dengan nilai-nilai karakter yang selama ini ditanamkan di SMPN 8 Semarang.
"Kami ingin anak-anak kelas 9 SMPN 8 Semarang melangkah ke ruang ujian bukan dengan rasa takut, melainkan dengan keberanian karena mereka telah bersiap secara materi dan rohani," ungkap salah satu guru pendamping.
Momen paling menyentuh terjadi saat sesi doa syafaat dan pemberkatan. Para guru memberikan penguatan moral secara langsung kepada siswa, mendoakan agar kesehatan mereka terjaga selama masa ujian yang terbagi dalam dua pekan tersebut. Beberapa poin yang menjadi fokus doa bersama ini meliputi memohon agar proses ujian pada tanggal 8-9 dan 13-14 April berjalan tanpa kendala teknis maupun kesehatan. Ketajaman pikiran agar siswa diberikan daya ingat yang kuat untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari selama di kelas. Selain itu juga, doa agar hasil TKA ini menjadi jembatan bagi siswa SMPN 8 Semarang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK impian mereka.
Kepala SMP Negeri 8 Semarang berharap kegiatan doa bersama ini dapat menjadi suntikan semangat bagi para siswa. Dengan dukungan spiritual ini, diharapkan tingkat stres siswa menurun sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh saat menghadapi lembar soal TKA mendatang. Sesi ditutup dengan foto bersama dan saling memberikan ucapan penyemangat antar sesama rekan sejawat. Dengan semangat "Delapan Hebat", para siswa kelas 9 kini menyatakan siap memberikan hasil terbaik bagi sekolah dan orang tua pada ujian April mendatang (Klik Disini Untuk Melihat Foto Lainnya).