Tingkatkan Keamanan Digital, SMP Negeri 8 Semarang Ikuti Workshop "Swipe Safe Berdaya" di Hotel Aston


 

Jumat, 17 April 2026 – Dalam upaya memperkuat perlindungan anak di dunia digital, sejumlah sekolah mitra di Jawa Tengah, termasuk SMP Negeri 8 Semarang, mengikuti workshop intensif bertajuk "Swipe Safe Berdaya". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 15-16 April 2026, ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Aston, Semarang. Workshop ini dirancang sebagai respons terhadap meningkatnya tantangan keamanan siber yang dihadapi oleh remaja. Program Swipe Safe sendiri fokus pada pemberian edukasi mengenai navigasi internet yang aman, pencegahan eksploitasi daring, serta penguatan literasi digital bagi lingkungan sekolah.

Kehadiran perwakilan dari SMP Negeri 8 Semarang bersama sekolah mitra lainnya menunjukkan komitmen kuat institusi pendidikan di Semarang dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Peserta workshop yang terdiri dari guru, konselor, dan pengelola sekolah dibekali dengan modul-modul praktis yang dapat diterapkan langsung kepada siswa. Selama dua hari, materi yang disampaikan meliputi memahami ancaman seperti cyberbullying dan grooming, langkah taktis menjaga identitas digital warga sekolah serta merumuskan SOP perlindungan anak di ranah digital yang aplikatif.

Kepala SMP Negeri 8 Semarang menyampaikan bahwa keterlibatan sekolah dalam workshop ini sangat krusial. Mengingat sebagian besar interaksi siswa saat ini terjadi di ruang digital, sekolah harus selangkah lebih maju dalam memberikan pengawasan dan edukasi. "Workshop ini memberikan perspektif baru bagi kami. Bukan hanya soal melarang penggunaan gawai, tetapi bagaimana memberdayakan siswa agar mereka 'Berdaya' dan bijak saat berselancar di internet," ujar salah satu delegasi dari SMP Negeri 8 Semarang.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 8 Semarang bersama sekolah mitra lainnya diharapkan dapat menjadi pionir dalam penerapan kurikulum keamanan digital. Hasil dari workshop dua hari di Hotel Aston ini nantinya akan diimbaskan kepada seluruh guru dan siswa di sekolah masing-masing guna memastikan pesan keamanan digital tersampaikan secara merata. Dengan berakhirnya workshop pada 16 April 2026, langkah selanjutnya adalah implementasi nyata di lingkungan sekolah demi mewujudkan generasi muda Semarang yang cerdas, aman, dan berdaya di dunia maya.