Suasana pagi di lapangan SMP Negeri 8 Semarang tampak berbeda. Dalam rangka memperingati Hari Aksara Nasional, seluruh warga sekolah berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan aksi membaca buku bersama secara serentak.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9, serta didampingi oleh para guru dan tenaga kependidikan. Pemandangan riuh yang biasa mewarnai suasana pagi seketika berubah menjadi tenang saat bel penanda kegiatan dimulai.
Selama 15 menit, seluruh peserta tampak fokus membaca buku yang telah mereka siapkan dari rumah maupun pinjaman perpustakaan sekolah. Beragam genre bacaan mewarnai aksi ini, mulai dari buku pelajaran, novel, biografi tokoh, hingga karya sastra.
Pihak sekolah menegaskan bahwa aksi ini diselenggarakan untuk memperkuat budaya membaca sekaligus mengingatkan kembali pentingnya melek aksara bagi generasi muda. Melalui pembiasaan singkat selama 15 menit, diharapkan minat baca para siswa dapat terus tumbuh secara alami.
Kehadiran para guru dan tenaga kependidikan yang turut duduk lesehan di lapangan bersama para siswa menjadi simbol kebersamaan. Hal ini sekaligus memberikan teladan nyata bahwa aktivitas membaca merupakan kebutuhan belajar sepanjang hayat tanpa memandang usia.
Melalui peringatan Hari Aksara Nasional ini, SMP Negeri 8 Semarang berharap gerakan membaca 15 menit tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang menjadi budaya harian yang melekat dalam diri setiap siswa.
Tertanda,
Redaksi Warta Sekolah